Begitu tiba di Expo Waena, massa mahasiswa yang sedang berdemo bentrok dengan aparat TNI-Polri. Empat orang tewas termasuk seorang TNI. Berikutnya 20 lebih luka-luka termasuk enam Brimob.
Namun, sekarang Kota Jayapura sudah kondusif dan aman. Aktivitas masyarakat berjalan normal 24 jam. Kantor pemerintahan dan swasta sudah beroperasi seperti biasa. Pusat perbelanjaan, pertokoan, tempat hiburan juga mulai ramai kembali.
Benhur meminta warganya tidak lagi melakukan demo di Kota Jayapura seperti maklumat yang dikeluarkan Kapolda Papua.
"Saya minta warga kota mentataati ini, tidak lagi melakukan demo-demo sehingga menimbukkan demo anarkis seperti yang terjadi tanggal 23 (September) di (Expo) Waena, karena masyarakat merasa trauma dan ketakutan," ujarnya.
"Mari kita hidup berdampingan sebagai warga Indonesia yang baik karena kita semua bersaudara," tutupnya.
(Awaludin)