Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Sidak Bulog Divre JATIM

Wilda Fajriah, Jurnalis
Sabtu 05 Oktober 2019 14:47 WIB
Foto: Dok. Kementan
Share :

JAWA TIMUR - Memasuki akhir masa panen gadu diperkirakan akan menurunkan tingkat serapan gabah/beras (sergap) oleh Bulog, namun hal tersebut tidak terbukti. Nyatanya, saat Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan koordinasi sergap di Gudang Bulog Pecoro di Subdivre Jember, 4 Oktober 2019, stok beras melimpah.

Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, melihat langsung hampir semua gudang penuh dengan tumpukan karung beras menjulang tinggi, bahkan di beberapa tempat Bulog Divre Jatim harus sewa gudang tambahan guna mengatasi penumpukan.

"Hari ini stok beras di Bulog Divre Jawa Timur sekitar 587 ribu ton, bahkan di beberapa wilayah subdivre harus sewa gudang atau gudang filial yang menampung sekitar 67 ribu ton beras. Untuk wilayah Sub Divre Jember sendiri, total stok beras mencapai sekitar 58 ribu ton," ujar Agung.

Bahkan yang menggembirakan, lanjut Agung, saat ini pengadaan beras di Subdivre Jember telah melampaui target, dari target tahun 2019 sebesar 33.648 ton kini sudah terealisasi sekitar 33.895 ton atau 100,73 persen.

Selain itu, tercatat rata-rata serapan setara beras setiap hari di wilayah Divre Jawa Timur di musim kemarau ini  sekitar 600-700 ton, hampir 30 persen dari total serapan nasional.

Andriko Noto Susanto selaku penanggung jawab kegiatan sergap Jawa Timur  menyampaikan rasa optimis, bahwa serapan beras di wilayah Jawa Timur masih akan terus berlangsung sampai akhir tahun.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya