PBB - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan adanya krisis keuangan yang dihadapi PBB dalam hampir satu dekade.
Dia memperingatkan PBB "menanggung risiko menipisnya cadangan likuiditas pada akhir bulan dan berdampak tidak bisa membayar para karyawan dan vendor.”
Beberapa negara anggota tidak membayar iuran mereka. PBB tidak akan secara terbuka mengidentifikasi negara-negara itu, tetapi sumber mengatakan kepada AFP negara-negara itu, yakni Amerika Serikat, Brasil, Argentina, Meksiko dan Iran.
Secara keseluruhan, 64 negara berutang uang kepada PBB, termasuk negara yang masuk dalam dalam daftar kenakalan anggaran adalah Venezuela, Korea Utara, Korea Selatan, Republik Demokratik Kongo, Israel dan Arab Saudi.