Pemkab Bulukumba Dapat Bantuan Alsintan 76 Unit

, Jurnalis
Kamis 10 Oktober 2019 13:17 WIB
Ilustrasi petani (Foto: Kementan)
Share :

“Itu semuanya adalah alat brigade yang sewaktu-waktu petani bisa menggunakannya dalam rangka percepatan pelaksanaan kegiatan pertanian,” beber Harun.

Selain itu, untuk mengantisipasi gagal panen, Harun menyampaikan bahwa ada kuota dari pemerintah sebanyak 5000 hektar untuk mendapatkan asuransi pertanian di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami gagal panen. Dirinya meminta para petani untuk memanfaatkan asuransi pertanian itu dengan hanya membayar Rp 36 ribu rupiah perhektarnya.

Hal ini dianjurkannya, karena sampai saat ini, dari 2500 hektar yang terancam gagal panen, hanya sekitar 554 hektar yang masuk asuransi. Sehingga ada 2000 hektar rugi begitu saja, padahal jika dimasukkan dalam asuransi, petani bisa mendapatkan jasa asuransi 6 juta rupiah perhektarnya.

“Sangat disayangkan, jika petani tidak menggunakan asuransi pertanian, karena hanya senilai dua bungkus rokok,” cetusnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy meminta para kelompok tani yang mendapatkan bantuan alat tersebut untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Pasalnya masih banyak petani lain yang belum mendapatkan.

“Kalau alat itu tidak digunakan artinya telah mendzalimi petani lainnya yang belum mendapat bantuan dan masih menunggu antrian,” ujar Sarwo Edhy.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya