Kata dia, kerusakan signifikan terjadi di beberapa titik karena guncangan dari pusat gempa dangkal dan di darat. BMKG mengidentifikasi lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.
Baca juga: Dalam Semalam Ambon Diguncang Gempa 3 Kali
Di samping itu, BMKG juga merilis bahwa hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Ambon ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar mendatar (strike slip fault). BMKG mencatat 8 gempa susulan terjadi hingga Kamis (10/10) pukul 12.05 WIB. Hasil monitoring BMKG menunjukkan gempa susulan dengan magnitudo terbesar M 4,6.
Ia pun mengimbau masyarakat tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak benar, sedangkan BMKG juga mengimbau agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
(Awaludin)