4. Wiranto Alami Dua Luka Tusukan di Perut Bagian Kiri
Wiranto sempat terjatuh setelah ditusuk oleh Abu Rara. Wiranto langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandeglang sesaat ditusuk. Setelah dilakukan pemeriksaan tim dokter, terdapat dua luka tusukan di bagian perut sebelah kiri Wiranto.
Wiranto dipindah ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, menggunakan heli. Dia langsung dilakukan operasi selama tiga jam terhadap luka tusukan di perut kirinya tersebut. Saat ini, Wiranto masih dilakukan perawatan.
5. Kapolsek Menes dan Ajudan Wiranto Juga Ikut Terluka
Kapolsek Menes, Kompol Daryanto dan ajudan Wiranto, Fuad, juga menjadi korban penyerangan terduga teroris di Pandeglang. Keduanya ikut terluka saat pelaku Abu Rara menyerang Wiranto.
Daryanto dan Fuad saat itu sedang berada di lokasi kejadian untuk mendampingi Wiranto. Daryanto mengalami luka tusukan di bagian punggung, sedangkan Fuad terluka di dada sebelah kiri atas. Fuad dan Daryanto sudah dilakukan perawatan intensif.
6. JAD Disebut Berencana Ganggu Pelantikan Presiden dengan Menyerang Wiranto
Kepala Badan Intelijen Negara (Ka BIN) Budi Gunawan mengaku sudah mendeteksi adanya rencana JAD yang akan menggangu pelantikan Presiden dan Wapres terpilih, Jokowi - Ma-ruf Amin, pada 20 Oktober 2019, mendatang.
Hal itu diungkapkan Budi Gunawan setelah Wiranto diserang oleh Abu Rara dan istrinya, yang merupakan anggota JAD Bekasi.
Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu membantah bahwa aksi penusukan Wiranto berkaitan dengan pelantikan presiden Jokowi.
7. Wiranto Disebut Pejabat Negara Pertama yang Ditikam
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut bahwa Wiranto merupakan pejabat negara pertama yang dicederai dengan cara ditikam. Wiranto ditikam tanpa pengawalan yang begitu ketat.
Penikam Wiranto sendiri sudah ditangkap oleh pihak kepolisian sesaat setelah melakukan aksinya. Saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.
(Khafid Mardiyansyah)