Prabowo Diminta Harus Tetap Konsisten sebagai Oposisi

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Jum'at 11 Oktober 2019 21:56 WIB
Presiden RI, Joko Widodo dan Prabowo (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa besar kemungkinan Partai Gerinda yang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto itu akan bergabung dengan pemerintahan.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia mengatakan, jika Prabowo bergabung dengan Jokowi-Maruf di kabinet, sama halnya dengan mempermalukan diri.

"Prabowo tidak sadari, 68 juta pemilih setidaknya berharap Prabowo menjadi presiden. Jika hari ini kemudian Prabowo menjual kepercayaan publik dengan kursi kabinet, maka Gerindra terancam ditinggal pemilih," kata Dedi, Jumat (11/10/2019).

 Baca juga: Jokowi dan Prabowo : Hubungan Kami Mesra

Menurut pengajar di Universitas Telkom itu, bergabungnya Prabowo ke dalam pemerintahan akan memperlemah fungsi check and balance di negeri ini.

"Ini penanda kurang baik bagi demokrasi kita, pemerintah yang terlalu dominan akan melahirkan tirani," jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya