Lebih lanjut ia mengatakan bahwa santri memiliki peran mengatasi persoalan bangsa melalui penyemaian nilai Islam yang substantif dan esensial. Nilai agama yang dimaksud sarat dengan aspek humanisme sehingga dapat membawa kedamaian.
"Santri di mana pun itu selalu cinta dengan perdamaian, maka cara kita untuk mengatasi berbagai persoalan adalah bagaimana nilai Islam yang substantif yang esensial yang menjadi inti pokok ajaran agama Islam yaitu memanusiakan manusia. Itu harus betul-betul menjadi ruh jiwa santri dalam menyebarkan nilai agama," ucap Menag.
Baca juga: Peringati Hari Santri, Menag Bersyukur UU Pesantren Disahkan
(Hantoro)