Golkar Sebut Kursi MPR untuk Bamsoet Bukan Sekedar Bagi-Bagi Kekuasaan

Muhamad Rizky, Jurnalis
Minggu 13 Oktober 2019 15:19 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Foto: Okezone.com/Harits)
Share :

JAKARTA - Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan persaingan antara Bambang Soesatyo alias Bamsoet dan Airlangga Hartarto dalam perebutan kursi Ketum Golkar telah selesai. Sebab, kata Ace, Bamsoet telah mendapatkan kusi Ketua MPR RI.

"Apa yang didengar Pak Fadel Muhammad telah menjadi rahasia umum di internal Partai Golkar bahwa Pak Bamsoet ditugaskan Partai Golkar menjadi Ketua MPR dan mendukung Pak Airlangga menjadi Ketua Umum Partai Golkar dalam Munas nanti," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily, Minggu (13/10/2019).

Pernyataan itu disampaikan Ace menanggapi pernyataan politikus senior Golkar Fadel Muhammad yang kini jadi Anggota DPD RI, dengan menyebut ada 'deal' tertentu di balik kursi MPR-1 untuk Bamsoet. Posisi Ketua MPR diduga Fadel dimaksudkan agar Bamsoet tak lagi maju sebagai kandidat calon Ketum Golkar.

Tetapi, Ace tak sepakat jika kesepakatan itu diartikan sebagai upaya bagi-bagi kekuasan. Dikatakan Ace, penugasan Bamsoet sebagai Ketua MPR merupakan kesepakatan politik di internal partai. Menurutnya, penugasan Bamsoet semata untuk menjaga stabilitas politik dan soliditas Partai Golkar.

"Tak harus dipahami ini sebagai deal atau bagi-bagi kekuasaan. Ini merupakan bagian dari kesepakatan politik dalam dinamika internal Partai Golkar untuk menjaga stabilitas politik nasional karena apa yang terjadi dengan Partai Golkar akan berpengaruh terhadap dinamika politik nasional. Kami ingin Partai Golkar solid dan terus melakukan konsolidasi internal," tuturnya.

Baca Juga : Airlangga Dinilai Layak Dipertahankan sebagai Menteri, Golkar : Beliau Menguasai Masalah

Baca Juga : Aburizal Bakrie : Wiranto Khawatir Kebangkitan Islam Radikal

Apa yang terjadi di kancah politik saat ini, sambungnya, merupakan bagian dari kesepakatan politik dalam dinamika internal Partai Golkar serta menjaga stabilitas politik nasional.

"Karena apa yang terjadi dengan Partai Golkar akan berpengaruh terhadap dinamika politik nasional. Kami ingin Partai Golkar solid dan terus melakukan konsolidasi internal," kata Ace.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya