Ia menambahkan sejumlah rumah dilaporkan roboh, pepohonan dan baliho pun tak luput dari kencangnya angin. Bahkan akibat akses jalan raya alternatif dari Kota Batu hingga Mojokerto terpaksa ditutup demi keselamatan pengendara.
"Di sana banyak rumah, pohon, baliho, dan fasilitas umum lainnya yang rusak. Listrik dan komunikasi di lokasi masih terganggu. Jalan raya Batu-Mojokerto melalui Cangar kita tutup demi keamanan," ujarnya.
Hingga Minggu malam tim gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, dan relawan masih menyisir sejumlah permukiman untuk mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
"Tim kami masih bergerak mengevakuasi warga hingga malam ini. Kondisi di lokasi angin masih cukup kencang dan membahayakan," ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)