DAMASKUS – Kelompok teror Negara Islam atau ISIS berencana untuk menyerang pasukan elite Inggris (SAS) di Suriah dengan bom beha.
Kelompok itu memasang bom yang telah dimodifikasi untuk dimasukkan ke dalam kutang demi bisa membunuh pasukan koalisi AS.
Taktik itu dilakukan agar wanita yang dipasangi bom bunuh diri lolos saat diperiksa oleh petugas, yang biasanya bom dipasang di bagian perut.
Strategi itu ditemukan di Afrin, Suriah utara, pada bulan April.
"Ini hanyalah contoh lain dari penemuan dan tekad orang-orang ini [ISIS] untuk membunuh,” kata seorang sumber keamanan yang tak disebut identitasnya menyitir Mirror, Selasa (22/10/2019).