Kasus itu memicu demonstrasi massa di Bangladesh dan menyoroti kerentanan para korban kekerasan seksual dan pelecehan seksual di negara itu.
Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina secara terbuka berjanji bahwa "tidak ada pelakunya yang akan terhindar dari tindakan hukum". Polisi, yang awalnya menolak kasus pelecehan seksual itu, mengajukan tuntutan terhadap 16 terdakwa pada Mei. Jaksa menuntut mereka dengan hukuman mati.
(Rahman Asmardika)