Untuk diketahui, Sungai Puro bermuara di Muara Siberut berjarak satu mil lebih. Sungai itu juga terhubung dengan Terusan Monachi antara Puro dan Desa Katurei, Siberut Barat Barat Daya. Sehingga wajar jika air sungai tersebut rasanya asin.
“Setelah warga tahu ternyata itu bisa dikonsumsi maka ada beberapa warga mengangkatnya ke darat kembali untuk dipotong bersama dan dibagikan kepada warga siapa saja yang datang melihat,” ujar Elisabeth.
(Rizka Diputra)