SOLO - Pengamat politik dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Aris Mundayat mengatakan, jika nantinya putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka resmi mendapatkan rekomendasi dari PDIP untuk maju di Pilwalkot Solo, maka impian warga Solo mendapatkan sosok pemimpin dari kalangan biasa akan sirna.
Menurut dia, sosok Gibran tak lepas dari Jokowi. Pasalnya, dengan kondisi saat ini, Gibran bukan lagi orang biasa.
Baca Juga: Gibran Dinilai Miliki Semua Sumber Daya untuk Menang di Pilwalkot Solo
"Gibran itu pada dasarnya tidak terlepas dari pak Jokowi. Pak Jokowi memang dulu orang biasa saja, bukan elite partai dan juga bukan berasal dari bangsawan partai, jadi orang biasa. Tapi, ketika Pak Jokowi sudah berada dalam circle elite politik, Gibran itu bukan lagi orang biasa. Tapi (menjelma) jadi bangsawan politik, sudah menjadi pangeran politik," kata Aris kepada Okezone, Kamis (31/10/2019).
Menurut Aris, sah bila akhirnya Gibran terjun ke dunia politik mengikuti jejak ayahnya. Namun, dengan kondisi status Gibran saat ini, maka impian warga Solo mendapat pemimpin dari kalangan rakyat biasa akan sirna.
Apalagi bila usulan Partai Gerindra, untuk calon Wakil Wali Kota Solo adalah Paundra diterima oleh PDIP, maka jalannya Pilwalkot Solo sudah pasti dimenangkan keduannya.
"Ditambah lagi (bila) Paundra pasangannya yang dipasangkan. Jelas Paundra itu juga bagian dari keluarga bangsawan politik. Kalau mereka berpasangan jelas sebagian orang Solo akan memilih dua bangsawan politik," paparnya.