JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menembak mati bandar narkoba Edi, yang merupakan anggota sindikat jaringan internasional Malaysia-Indonesia. Tersangka dilumpuhkan lantaran mencoba kabur dan melawan petugas ketika ditangkap.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, Edi mencoba kabur dan melawan ketika petugas ingin melakukan pengembangan ke anggota sindikat internasional pengedar narkoba lainnya.
"Ketika dilakukan pencarian lagi di seputaran pantai Marina city Batam Tsk Edi melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia," kata Dedi kepada Okezone, Jakarta, Rabu (6/11/2019).
Baca Juga: Kronologi Penangkapan Pesinetron Ibnu Rahim "Madun" Terkait Kasus Narkoba