Para seniornya itu tergabung dalam sebutan gengster "Vembazak", yang kini telah melanjutkan studi di berbagai sekolah, seperti SMA 1 Tangsel, SMA 9 Tangsel, SMA 87 Jakarta dan Madrasah Aliyah (MA) Pembangunan UIN.
Pengakuan salah satu orang tua korban benama Iqbal, putranya dianiaya secara fisik dan psikis oleh para senior yang tergabung dalam geng tersebut. Bahkan mereka dipaksa menenggak minuman keras (miras) oleh pelaku.
(Qur'anul Hidayat)