Laporan media yang mengutip para penyelidikan mengatakan bahwa pada Jumat malam, Sokolov pergi ke sungai untuk menenggelamkan bagian-bagian tubuh kekasihnya, tetapi tidak dapat membuat tasnya tenggelam. Tidak diketahui apakah profesor itu melompat ke sungai atau tidak sengaja jatuh ke air karena mabuk.
Pada Sabtu, setelah mendapatkan perawatan karena hipotermia, Sokolov mengakui kejahatan brutalnya.
Menurut media, mengutip mantan mahasiswa dan kolega Sokolov, profesor itu memiliki temperamen buruk dan catatan kekerasan dalam rumah tangga. Laporan mengklaim bahwa tidak ada tuntutan yang diajukan kepadanya karena reputasi profesional dan dukungan dari rekan-rekannya.
(Rahman Asmardika)