JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengutarakan soal konsep Pertahanan Rakyat Semesta dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI. Prabowo berkata, pertahanan rakyat semesta masih diberlakukan bangsa Indonesia saat ini.
"Secara sejarah dan saya kita sampai sekarang berlaku, dan mungkin kita akan teruskan adalah bahwa pertahanan kita, harus mendasarkan. Dan yang kita gunakan adalah pertahanan rakyat semesta," tutur Prabowo dalam rapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019).
Untuk diketahui Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta adalah sistem pertahanan negara yang dianut oleh Indonesia. Sesuai Undang-Undang RI No 34 Tahun 2004, Pertahanan keamanan rakyat semesta adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta, yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan melindungi keselamatan segenap bangsa dari setiap ancaman.
Prabowo tak memungkiri teknologi pertahanan Indonesia saat ini jauh tertinggal dengan negara-negara lain. Tetapi, melalui konsep Pertahanan Rakyat Semesta dia yakin bisa memenangkan Indonesia bila nantinya terlibat dalam sebuah perang.
"Kita mungkin tidak bisa mengalahkan kekuatan teknologi bangsa lain, tetapi pertahanan kita yang berdasarkan pemikiran, konsep pertahanan rakyat, semesta perang kalau terpaksa kita terlibat dalam perang. Perang yang akan kita laksanakan adalah perang rakyat semesta. The concept of the total people war," papar dia.
Mantan Komandan Jenderal Kopassus, menyebutkan konsep Pertahanan Rakyat Semesta sudah terdoktrin oleh masyarakat Indonesia sejak dulu kala. Sehingga dengan konsep ini, perlu dilakukan program bela Negara bagi warga Indonesia.