Buka Rakornas Forkopimda, Jokowi Minta Tak Ada Kriminalisasi Kepala Daerah

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Rabu 13 November 2019 12:41 WIB
Presiden Jokowi saat membuka rapat koordinasi nasional Pemerintah Pusat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)
Share :

BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka rapat koordinasi nasional antara pemerintah pusat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

Jokowi mengingatkan, banyaknya negara di dunia tengah menuju resesi lantaran adanya ketidakpastian ekonomi dunia. Sehingga, ia patut bersyukur karena pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa di atas 5%.

"Kita melihat negara lain yang dulu tumbuh 7% sekarang minus. Yang 10% turun. Kita patut syukuri pertumbuhan di atas 5%," ujarnya.

Kepala Negara mengingatkan, saat ini interaksi masyarakat sudah sangat mudah melalui SMS hingga Whatsapp. Pemerintah, kata dia, harus mengantisipasi perubahan perilaku masyarakat tersebut.

"Oleh sebab itu, hati-hati dalam menangani peristiwa sekecil apapun. Melihat sekecil apapun jangan gampangkan karena dunia banyak ketidakpastian," kata Jokowi.

Jokowi kembali mengingatkan peristiwa gelombang demonstrasi di Cile hanya karena kenaikan uang transport 4%. Kemudian mundurnya Evo Morales sebagai Presiden Bolivia karena tak mampu menyelesaikan isu kecurangan pemilu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya