"Jelas pasti kita bertanya ada apa dengan pejabat yang merekomendasikan. Apa punya utang budi atau ada intervensi asing sehingga mengesampingkan kepentingan negara yang lebih penting untuk bisa merekrut putra-putri terbaiknya," tandas Novel.
Isu Ahok bakal menduduki posisi penting di salah satu perusahaan BUMN mencuat setelah ia bertemu dengan Menteri BUMN, Erick Thohir. Namun belum ada keterangan resmi mengenai penempatan posisi untuk Ahok.
Berdasarkan informasi yang tersiar di kalangan awak media, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu akan menduduki posisi penting di perusahaan BUMN yang bergerak di sektor energi. Namun sekali lagi, terkait hal ini sama sekali belum ada keterangan resmi.
(Rizka Diputra)