Partai Gerindra pun melontarkan pernyataan yang kontra terkait hal ini. Ia menilai proses pemilihan Dirut BUMN harus dilakukan dengan aturan yang berlaku, jangan hanya karena faktor kedekatan dengan Presiden.
"Jangan sampai ada yang mentang-mentang, jadi pimpinan BUMN karena dekat dengan Presiden, jangan mentang-mentang," ungkap anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menilai Ahok merupakan sosok yang memiliki kinerja yang bagus, serta juga profesional dalam menjalankan pekerjaannya.
"Saya belum ketemu sama Ahok ya, saya baru dengar. Tapi kalau seumpama dia diminta untuk mengurus BUMN, ya menurut saya bagus, dia profesional. Dia memang kader partai, tapi dia sangat profesional, dia detail, dan dia seorang pekerja keras yang lurus dan sangat kreatif,” kata Djarot.
(Qur'anul Hidayat)