Menag Sebut Bom Bunuh Diri Medan Adalah Fenomena Agama yang Disalahpahami

Windy Phagta, Jurnalis
Minggu 17 November 2019 21:03 WIB
Menag Fachrul Razi saat mengunjungi Aceh (Foto: Okezone/Windy)
Share :

"Di sinilah peran para ulama dan tokoh agama dituntut untuk memberikan pencerahan bagi umat. Kementerian Agama, saat ini, terus mendorong kepada seluruh umat beragama agar memiliki cara pandang, sikap, dan perilaku beragama yang adil, tawassuth (jalan tengah), tawazun (berimbang), tasamuh (toleransi), dan prinsip-prinsip moderasi beragama lainnya." tambah Menag.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Kakanwil Kemenag Aceh M Daud Pakeh serta sejumlah ulama karismatik Aceh.

Kemeterian Agama juga sedang giat-giatnya memasarkan pola keberagamaan yang moderat (wasathiyah) kepada dunia internasional agar benar-benar menjadi referensi bagi negara-negara lain tentang harmoninya antara agama dengan demokrasi,

"Sebagaimana kita laksanakan pertemuan ulama-ulama sedunia bersama bapak Presiden di Istana Bogor beberapa waktu lalu. Di belahan dunia kita saksikan banyak negara-negara yang terperangkap oleh sistem keyakinan agama justru untuk saling serang, saling menyakiti, bahkan saling meniadakan (membunuh).", tutur mantan ketua tim Bravo 5 ini.

Kementerian agama juga berencana akan memberikan pembekalan bagi para ustadz dan DAI , dalam hal wawasan dan agar tidak memprovokasi masyarakat.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya