Sebelumnya, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin mengatakan sebanyak 10 anggotanya sedang diperiksa Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Sedang diperiksa Polda Metro Jaya. Kita tunggu saja hasil pemeriksaannya seperti apa," kata Arifin kepada wartawan, kemarin.
Awal mula kasus itu terjadi, kata dia, mereka mengambil duit di ATM Bersama di kawasan Jakarta Barat, Timur, dan Selatan. Namun setelah mereka mengambil uang di mesin ATM, saldo yang tersimpan di tabungan Bank DKI malah tak berkurang.
Baca Juga : Anggotanya Disebut Bobol ATM Bank DKI Rp32 Miliar, Ini Kata Kasatpol PP
"Informasi yang saya dapatkan mereka mengambil uang di ATM Bersama. Bukan ATM Bank DKI. Uangnya keluar, namun saldonya tidak berkurang. Lalu dia ambil lagi," ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)