"Iya industri dalam negeri. (Peluangnya) banyak. Saya nggak pernah (belanja alutsista dari luar). Yang penting orangnya, the man behind gun. Yang penting hebat-hebat orangnya," tukas Ryamizard.
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan tiga arahannya dalam rapat terbatas kebijakan pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Kantor Presiden, Jakarta.
Baca juga: Prabowo Jajaki Kerjasama Pertahanan dengan Menhan Ghana
Pertama, Jokowi ingin roadmap pengadaan alutsista harus jelas dalam pengembangan industri alat pertahanan di dalam negeri, mulai dari hulu sampai hilir, dengan melibatkan BUMN sampai swasta.
"Sehingga kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap impor alutsista dari luar negeri," ujar Jokowi.