BAMAKO - Tiga belas tentara Prancis tewas ketika dua helikopter bertabrakan selama operasi melawan jihadis di Mali, kata kantor presiden Prancis.
Kecelakaan yang terjadi pada Senin 25 November 2019, itu adalah salah satu dari insiden terburuk bagi militer Prancis dalam beberapa dekade.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan kesedihan mendalam atas kecelakaan tersebut. Investigasi telah dimulai.
Pada 2013, Prancis mengerahkan ribuan pasukan ke Mali setelah gerilyawan Islam menguasai sebagian besar wilayah utara negara itu.
Baca juga: 24 Tentara Mali Tewas Diserang Gerilyawan