Oleh karena itu, Yohan kembali mengingatkan kepada Zulkifli agar instrospeksi diri. Sebab, banyak pernyataannya yang tidak konsisten ketika maju sebagai ketua umum melawan Hatta Rajasa.
"Secara moral, dulu ngomong satu periode saja tapi kenapa sekarang jadi boleh dua periode. Dulu waktu maju butuh Pak Amien, kenapa sekarang mesti ngomong bahwa ketua umum itu tidak perlu restu Pak Amien? Ini soal moral, fatsun, etika," katanya.
Baca Juga : Ketika KPK Soroti Munas Partai Politik
Dengan demikian, Yohan mengatakan tugas Barisan Muda Penegak Amanat Nasional adalah untuk mengingatkan dan menjaga hal seperti itu. Sebab, ini untuk menjaga tradisi kelangsungan BM PAN dan partai tentunya.
"Kita juga tidak menjegal Pak Zulkifli. Di PAN semangat demokrasi kuat sekali, kompetisi ada. Tapi, ada argumentasi dan pertimbangan moral sehingga menjadi penentu siapa yang kita pilih. Secara organisasi, kita akan tegak lurus tunggu perintah arahan pendiri partai Pak Amien Rais," tutup dia.
(Angkasa Yudhistira)