CANBERRA - Menteri luar negeri Australia Marise Payne mengatakan bahwa perlakuan terhadap seorang penulis yang ditahan di China tidak dapat diterima,
Pernyataan itu muncul setelah adanya laporan penyiksaan dan interogasi harian terhadap warga negara Australia yang ditahan China, Dr Yang Hengjun.
Marise Payne mengatakan dia sangat prihatin dengan laporan dari kunjungan konsuler baru-baru ini ke Dr Yang Hengjun".
Yang ditahan di China sejak Januari dan baru-baru ini dituduh melakukan mata-mata, dengan ancaman hukuman penjara yang bisa berlangsung lama.
Baca juga: Iran Bebaskan Pasangan Australia yang Dituduh Melakukan Kegiatan Mata-Mata