Selama pertemuan itu, Ashwaq meminta Humam untuk melihat wajanya, namun pria tersebut hanya menundukkan kepala.
"Mengapa kamu melakukan itu? Mengapa? Apa karena aku suku Yazidi? Aku berusia 14 tahun waktu kamu memperkosaku."
"Lihat saya. Kamu punya perasaan atau tidak? Kamu punya kehormatan atau tidak? Usiaku 14 tahun seumur anak perempuanmu, putramu atau mungkin saudara perempuanmu."
"Kamu menghancurkan hidupku," lanjutnya. "Kamu merampas semua mimpiku.”
Tidak lama setelah itu, Ashwaq jatuh pingsan, dan tayangan televisi itu pun berakhir.
TV Al-Iraqiya TV juga mewawancarai Humam soal pengakuan Ashwaq. Pria ini mengatakan, "Dia tidak mau lalu aku memukulnya sampai dia menuruti kemauan saya."
Ribuan wanita Yazidi di Irak, menjadi budak seks ISIS saat kelompok teror itu menguasai wilayah tersebut di tahun 2014.
(Rachmat Fahzry)