Ia melihat, alasan Bamsoet yang memilih mundur lantaran untuk menghindari kegaduhan di tubuh Partai Golkar sangat tidak masuk akal dan justru hanya mengerdilkan kematangan Partai Golkar dalam mengatasi percikan kecil.
"Ini menggambarkan ketakutan yang berlebihan. Perasaan takut itu justru seperti mengerdilkan kematangan dan kedewasaan Partai Golkar," tandasnya.
(Rizka Diputra)