"Oleh sebab itu, kita bekerjasama untuk lebih mengspeak up prosesnya, Kabareskrim baru bisa menemukan siapa pelakunya," ujarnya.
Baca Juga: Dicecar DPR soal Kasus Novel, Kapolri: Tak Lama Lagi Ada Perkembangan
Sekadar informasi, Novel Baswedan diserang dengan siraman air keras usai Salat Subuh pada 11 April 2017 lalu, oleh orang tidak dikenal. Satu hari kemudian, Novel dilarikan ke RS di Singapura untuk mendapatkan tindakan medis.
Novel mengalami kerusakan di bagian mata cukup parah akibat disiram air keras. Ia hampir buta. Namun, hingga saat ini belum ada titik terang siapa pelaku maupun dalang penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.
(Arief Setyadi )