Ima menilai kesan bahwa anggaran yang dibuat bersifat copy-paste, tidak berdasarkan kebutuhan yang dibutuhkan masing-masing kegiatan, dalam hal ini terkait dengan pembangunan sekolah baru.
“Fraksi PDI Perjuangan sepakat untuk memperluas jumlah pembangunan unit sekolah baru, namun dengan anggaran yang masuk akal dan tidak terkesan dibuat dengan tidak cermat dan copy-paste,” lanjut Ima.
Selain itu, masih banyak permasalahan-permasalahan lainnya, diantaranya masalah rehabilitasi sekolah, masih ditemukan banyak anggaran renovasi sekolah nilainya sama dengan anggaran rehab ulang gedung sekolah.
Bagi Ima, ini harus dikaji ulang agar anggaran Dinas Pendidikan bisa menjadi jauh lebih berkualitas.
(Edi Hidayat)