PADANG - Banjir bandang menerjang wilayah Kabupaten Seribu Rumah Gadang (Solok Selatan), Sumatera Barat, Jumat (13/12/2019) sekira pukul 05.00 WIB. Bencana alam ini menghantam tiga kecamatan di wilayah tersebut yang mengakibatkan 1.000 rumah warga terdampak.
Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Irdahendri membenarkan bencana banjir bandang tersebut. Banjir itu menghantam tiga kecamatan yaitu Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kecamatan Sungai Pagu dan Kecamatan Pauh Duo.
“Warga mengungsi secara mandiri ke lokasi yang lebih tinggi. Jumlah pengungsi masih dalam pendataan. Sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok Selatan beserta TNI/Polri, Tagana saat ini masih membantu korban terdampak,” katanya kepada Okezone.
Air menggenangi rumah warga dengan kedalaman 30-120 centimeter. Banjir bandang juga merobohkan sebuah jembatan penghubung antardesa dan menghanyutkan enam rumah warga yang totalnya dihuni oleh sekitar 30 orang.
“Semuanya sudah mengungsi, sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa, fokus kita sedang mengevakuasi masyarakat,” terangnya.
Solok Selatan sebelumnya juga pernah diterjang banjir bandang dan longsor pada 20 November 2019 yang mengakibatkan ribuan warga terdampak.
“Banjir bandang yang terjadi hari ini adalah akibat curah hujan dan intensitas tinggi mengakibatkan,” tandasnya.
(Rizka Diputra)