5. Tiga pelaku perkosa gadis Baduy dalam kondisi tewas
Gadis baduy luar, berinisial SW (13) menjadi korban pembunuhan dan pemerkosan yang dilakukan tiga orang remaja, masing-masing berinsial AMS (20), AR (15), dan F (16), di Karakhal, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Jumat 30 Agustus 2019.
Baca juga: Sebelum Dibunuh dan Diperkosa, Gadis Baduy Sempat Foto Wajah Pelaku
Berdasarkan pengakuan AMS, ia mengaku mendatangi gubug korban di Kampung Kaduhelang. Namun, karena korban berteriak dan meronta akhirnya pelaku menghabisi nyawa korbannya agar tidak diketahui warga.
Dalam kondisi tersebut, pelaku juga langsung membacok korban di bagian leher. Setelah tewas, korban lalu diperkosa para pelaku secara bergilir.
6. Pembunuhan sadis 2 Agen Sapi di Lampung
Dua orang agen sapi di Lampung Tengah, Sukirno (35) dan Sodik (35) dibunuh oleh rekannya yang diketahui bernamaMulyadi (45), dengan cara memberikan racun ke dalam minuman kedua korban.
Baca juga: Pembunuhan Sadis 2 Agen Sapi di Lampung Terungkap, Pemicunya Gara-Gara Utang Rp5 Juta
Pelaku nekat merencanakan pembunuhan lantaran Sukirno memiliki utang sebesar Rp5 juta yang tidak kunjung dibayar dari dua tahun lalu. Kejadian itu bermula saat pelaku meminta Sukirno menjualkan sapi miliknya seharga Rp30 juta, namun Sukirno hanya memberikan Rp25 juta ke pelaku.
Lantaran tak mendapat kejelasan kapan sisa uang tersebut dikembalikan, Mulyadi menjalankan rencana pembunuhan yang telah ia rancang. Pelaku membeli 10 bungkus racun serangga dan mencampurkannya ke minuman korban. Setelah kedua korban keracunan, pelaku selanjutnya memukul keduanya dengan besi hingga tewas.
Kedua jasad korban dibuang ke tepi Sungai Way Seputih. Jenazah Sukirno ditenggelamkan di dasar sungai sementara jenazah Sodik dikubur pelaku dengan lumpur. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.
7. Kasus pembunuhan mahasiswi cantik Universitas Bengkulu
Seorang mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu (Unib), Wina Mardiani (20) ditemukan terkubur dengan kondisi kepala terbungkus karung dengan tangan dan kaki terikat di halaman belakang kosnya, pada Minggu 8 Desember 2019 sekira pukul 17.06 WIB.
Baca juga: Kasus Pembunuhan Mahasiswi di Bengkulu Diduga Dilatarbelakangi Dendam
Berdasarkan hasil autopsi yag dilakukan tim Forensik Mabes Polri dan Polda Sumatera Selatan pada Senin 9 Desember 2019 kondisi korban lidah patah dengan posisi menjulur dan tergigit.
Sebelumnya tewas, Wina sempat dinyatakan hilang selama lima hari sejak Rabu, 4 Desember 2019. Keluarga dan teman korban sudah mencari keberadaan Wina, namun tak membuahkan hasil.
Ada kejanggalan dari peristiwa kematian Wina, bersamaan saat menghilangnya penjaga kos dan istrinya disaat pencarian Wina berlangsung. Sebelum jenazah Wina ditemukan di belakang indekos, istri penjaga kos mendadak pulang kampung sekira pukul 16.00 WIB. Istri penjaga indekos beralasan pulang kampung lantaran ibunya sedang kritis di rumah sakit. Sedangkan sang suami sudah meninggalkan indekos sejak Sabtu, 7 Desember 2019.
(Awaludin)