Cara Pemprov Jabar Tangkal Radikalisme ke Pelajar

, Jurnalis
Selasa 17 Desember 2019 11:51 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (dok: Humas Pemprov Jabar)
Share :

Sementara itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, radikalisme merupakan akar munculnya tindakan terorisme. Hal itu dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Lebih lanjut, Anne mengatakan bahwa pendidikan memiliki peranan penting dalam pencegahan radikalisme. Menurut dia, ada beberapa dimensi pembelajaran yang harus menjadi benteng pertahanan masuknya paham radikalisme ke lingkungan sekolah.

Pertama, dimensi kelas dengan berbagai pendekatan dan model pembelajaran dengan mengintegrasikan pemahaman antiradikalisme, serta dampak dan bahayanya.

“Kedua, dimensi lingkungan sekolah juga bagian tak terpisahkan dalam membangun gerakan antiradikalisme. Sekolah harus membuat model sebagai upaya pencegahan radikalisme,” katanya.

Hal tersebut, kata Anne, bisa dilakukan melalui pembiasaan tindakan yang mengandung nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di lingkungan sekolah. Sedangkan, dimensi ketiga adalah keluarga dan masyarakat yang harus selalu berdampingan dalam mencegah berkembangnya radikalisme di tengah masyarakat.

Workshop kali ini dihadiri oleh 500 peserta yang terdiri dari kepala sekolah SMA/SMK/SLB negeri dan swasta, para pengwas sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, perwakilan siswa, serta perwakilan forum dan pengurus Osis.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya