Prof. Dedi menambahkan, Kostratani adalah BPP yang terpadu dengan IT, disana ada komputer, internet hingga drone yang terkoneksi dalam Agricultural War Room (AWR) di pusat yaitu korstratanas Kementerian Pertanian. Menteri pertanian bisa langsung mengecek melalui AWR kecamatan mana yang sudah melaporkan luas tambah tanam (LTT) hingga daerah mana yang sedang mendapat curah hujan tinggi hingga berpotensi banjir. Melalui Korstratani yang terintegrasi dalam AWR Mentan SYL secara cepat dapat melakukan pencegahaan hingga penanganan.
Kostratani memiliki peran sebagai pusat data dan informasi, pusat pergerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, hingga pusat pengembangan jejaring kemitraan. Kostratani menjadi center of excellence pembangunan pertanian di kecamatan. Karena itu Penyuluh harus tangguh itu yang akan kita gerakkan di Korstratni.
Penyuluh itu otak nya petani jika penyuluh nya pintar maka petani juga akan pintar. Jadilah penyuluh yang dirindukan dicintai oleh petani. Keberhasilan penyuluh adalah disaat keberadaanya diperlukan oleh petani.
(adv) (wil)
(Risna Nur Rahayu)