SEMARANG – Ratusan tamu undangan bubar di tengah acara puncak peringatan Hari Ibu ke-91 tingkat nasional yang digelar di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah. Hujan deras tiba- tiba mengguyur, padahal acara dilaksanakan di tempat terbuka tanpa menggunakan tenda.
Kegiatan ini dihadiri istri Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin Hajjah Wury Estu Handayani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Kemudian, Menteri Kesehatan (Menkes) Terrawan Agus Putranto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta istri, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Baca Juga: Prabowo Unggah Foto Lawas sang Bunda dan Ucapkan Selamat Hari Ibu
Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB itu mengambil lokasi di tengah jalan dengan pemandangan gedung-gedung kuno di sekitarnya. Tamu undangan disuguhi pagelaran tari tradisional oleh beberapa perempuan cantik di atas panggung.
Cuaca yang semula terang benderang, mendadak berubah gelap. Awan hitam pekat terlihat menutup langit. Tiba giliran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan kata sambutan. Rintik hujan mulai turun. Sejumlah tamu undangan mulai gaduh, dan membuka payung yang kebetulan berada tas merchandise.
“Kalau pakai payung begini tambah menarik lagi, karena nuansanya kalau dari panggung sini merah putih semuanya sampai belakang,” kata Ganjar yang disambut tepuk tangan beberapa tamu undangan, Minggu (22/12/2019).
Melihat kondisi cuaca yang semakin gelap, Ganjar tak berlama-lama di atas panggung. Disambung berikutnya dengan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
Dengan pakaian kebaya warna putih dan rambut disanggul, Bintang naik ke atas panggung. Sementara tamu udangan sudah semakin gaduh, karena hujan bertambah deras. Sambutan Bintang pun tak lama. Dia segera dijemput oleh petugas sambil membawakan payung agar tak asah kehujanan.
Baca Juga: Jokowi Ucapkan Selamat Hari Ibu
Pembawa acara segera mengambil peran dengan menyatakan kegiatan dipindah ke tempat Ekspose (Ekshibisi Karya Perempuan Se-Indonesia) tak jauh dari lokasi acara. Tamu undangan seketika bubar untuk mencari tempat berteduh. Hujan pun bertambah deras.