PALEMBANG - Bangkai bus AKAP Sriwijaya ditarik ke pinggiran sungai untuk memudahkan proses evakuasi korban yang kemungkinan masih berada di dalam bus yang terjun ke jurang dan masuk sungai di Pagaralam, Sumatera Selatan.
Setidaknya, hingga saat ini, Rabu (25/12/2019), tercatat 34 korban tewas berhasil dievakuasi dari bangkai bus yang terperosok ke Sungai Lematang tersebut. Saat dievakuasi, setengah badan bangkai bus tersebut hilang lantaran terbawa arus sungai.
Langkah tersebut diambil oleh tim SAR gabungan lantaran debit air yang semakin tinggi serta derasnya air sungai yang menyebabkan badan bus setengahnya hilang. Selain itu, bangkai bus berada di dekat pusaran air yang menyulitkan tim untuk evakuasi.
"Iya, bangkai bus sudah dipinggirkan," ucap Humas Kantor SAR Palembang Dayu Willy kepada Okezone.
Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan penyisiran di pinggiran sungai untuk memastikan tidak ada korban lagi.
Baca Juga : 2 Korban Bus AKAP Sriwijaya Ditemukan, Total Ada 34 Orang Tewas
Baca Juga : Hendropriyono Bilang Polri Punya Temuan Baru di Kasus Novel Baswedan
Tercatat 6 korban belum teridentifikasi oleh tim DVI Polda Sumsel di Rumah Sakit Besemah Pagaralam. 13 penumpang lainnya dinyatakan selamat meskipun mengalami sejumlah luka.
Bus AKAP Sriwijaya jatuh ke jurang dan masuk ke sungai setelah menabrak dinding pembatas Jalur Liku Lematang, Pagaralam.
(Angkasa Yudhistira)