JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengatakan, pemerintah Indonesia dengan Filipina terus berkoordinasi untuk mencari keberadaan kelompok Abu Sayyaf yang masih menyandera satu orang WNI.
"Kita masih terus berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas Filipina mengenai keberadaannya dulu," kata Retno usai rapat di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (27/12/2019).
"Yang penting sebelum tahu kondisinya, keberadaannya ada di mana, karena mereka kan seperti biasa berpindah-pindah terus," sambung dia.
Sekadar informasi, tiga WNI sempat disandera oleh kelompok Abu Sayyaf 24 September 2019. Perkembangan terbaru, dua WNI telah berhasil dibebaskan pada 22 Desember 2019.