MOSKOW – Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa militernya telah mengerahkan resimen pertama rudal hipersonik berkapabilitas nuklir. Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa langkah tersebut mendorong negaranya ke tingkat yang berbeda dengan yang lainnya.
Berdasarkan pernyataan dari kementerian yang dilansir Reuters, Sabtu (28/12/2019), penempatan rudal-rudal tersebut telah disampaikan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu kepada Presiden Putin. Namun, sejauh ini tidak diungkap di mana resimen rudal mutakhir itu berada.
BACA JUGA: Sukses Diuji Coba, Putin Klaim Rudal Hipersonik Rusia "Tak Bisa Dihentikan"
Sistem rudal baru yang disebut Avangard itu terdiri dari kendaraan meluncur hipersonik yang dirancang untuk duduk di atas sebuah rudal balistik antarbenua. Avangard adalah salah satu dari beberapa jenis senjata baru yang disebut-sebut Putin sebagai pelopor di waktunya.
Putin mengatakan generasi baru senjata nuklir Rusia dapat mengenai hampir semua titik di dunia dan menghindari perisai rudal buatan Amerika Serikat (AS). Beberapa pakar Barat mempertanyakan seberapa maju beberapa program senjata tersebut.
Rusia mengatakan bahwa pada 26 November pakar AS telah memeriksa Avangard di bawah aturan inspeksi perjanjian New START 2010. Pejabat Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi bahwa inspektur memeriksa Avangard, tetapi tidak memiliki komentar lebih lanjut.
Pada Selasa Putin mengatakan bahwa sistem Avangard dapat menembus sistem pertahanan rudal yang ada dan yang akan datang.