"Keduanya, yang banjir ini kan karena Kali Pesanggrahan, Kali Angke, Kali Cisadane. Jadi karena tingginya kali, sehingga aliran dari anak-anak kali balik lagi," ucapnya.
Di lokasi banjir di Perumahan Ciputat Baru, sedikitnya ada 360 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. Dari jumlah itu, sebagian kecil memilih mencari titik evakuasi meninggalkan rumah. Sekira 200 KK lainnya masih memilih bertahan dan berharap ada bantuan yang datang.
Menurut Airin, banjir di wilayah Tangsel terjadi tak lama setelah terjadinya banyak luapan anak kali di banyak titik. Dia pun memastikan, akan segera mengirimkan pasokan logistik yang dibutuhkan masyarakat. Terutama bagi wilayah yang aliran listriknya dipadamkan sementara waktu.