JAKARTA – Satikah, salah satu warga Cawang yang mengungsi di Kampus Binawan, Jakarta Timur, mengatakan kalau banjir yang melanda kali ini paling tinggi selama 20 tahun dirinya tinggal di sana.
"Paling besar ini selama saya tinggal di sini. Selama 20 tahun tinggal di sini, ini banjir paling besar," ucap Satikah ketika berbincang dengan Okezone di lokasi pengungsian, Kamis (2/1/2020).
Baca juga: 926 Warga Cipinang Melayu Mengungsi Akibat Banjir, 114 di Antaranya Balita
Dia mengungkapkan, banjir kali ini sampai setinggi leher. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya, banjir hanya sampai pinggang orang dewasa.
"Ya paling tahun-tahun kemarin tuh sepinggang. (Tahun ini) saudara saya rumahnya tingkat tiga, tinggal sejengkal lagi," ungkapnya.
"Lebih tinggi dari tahun-tahun kemarin ini," tambah Satikah.
Baca juga: 19 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terimbas Banjir hingga Siang Ini
Lebih lanjut Satikah menceritakan sudah berada di tempat pengungsian sudah sejak Rabu 1 Januari 2020 malam.
Ia mengaku sebelumnya sempat terjebak di tempat tinggalnya dan kesulitan mendapat perahu.
"Kalau saya dari jam 12 malam, soalnya sudah kejebak air. Rebutan perahu semalam itu. Waktu itu tinggi airnya seleher. Jam 1 malam saja sudah penuh," tuturnya.
(Hantoro)