BOGOR - Sebanyak 3.000 warga dari tiga kampung di Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, terisolasi akibat banjir yang memutus jembatan akses utama pada Rabu 1 Januari 2020.
Kepala Desa Sukamaju Dahyudin mengatakan ketiga kampung yang terisolasi tersebut yakni Kampung Ciasahan, Kampung Cikaret dan kampung Cigowong.
"Jembatan akses utama warga putus karena banjir kemarin. Ada jalan lain jembatan juga, tapi sama putus enggak bisa dilewatin," kata Dahyudin, saat ditemui Okezone di lokasi, Kamis (2/1/2020).
Ia menambahkan, jembatan gantung yang menjadi akses utama bagi warga tiga kampung itu putus terseret aliran Sungai Cidurian yang meluap.
"Alhamdulillah, sementara kita buatkan jembatan alternatif untuk mengirim logistik dan jembatan penyebrangan darurat kalau kendaraan belum bisa lewat. Logistik sangat diperlukan," ungkapnya.
Baca Juga: Ini Lokasi Posko Bantuan untuk Korban Banjir Jakarta
Meski tidak ada koban jiwa maupun luka, lanjut Dahyudin, dampak akibat bencana banjir ini merupakan yang terparah dalam 20 tahun terakhir.
"Ini yang terparah secara dampak karena karena sampai memutus akses warga. Dulu sekitar 20 tahun yang lalu pernah juga kejadian ini sampai banyak korban jiwa, tapi tidak separah ini banjirnya," tuturnya.
Pantauan Okezone di lokasi, sejumlah warga tampak silih berganti melintasi jembatan darurat yang terbuat dari kayu dan bambu. Jebatan itu membelah aliran Sungai Cidurian yang beraliran cukup deras.
(Edi Hidayat)