Pasalnya, ketika fraksinya melakukan peninjauan di beberapa wilayah Jakarta Barat, Lukmanul masih mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat yang mengaku belum mendapatkan bantuan.
"Melalui amatan kami, setelah turun langsung dan mendengar keluhan warga, mereka sangat membutuhkan selimut, pakaian layak pakai, perlengkapan sekolah anak, serta pasokan air bersih yang sangat kurang," ungkapnya.
Lebih lanjut, Lukmanul berharap bencana banjir ini tidak mengundang perdebatan dengan saling menyalahkan. Baginya, hal tersebut tidaklah etis dilakukan pada saat rakyat sedang kesusahan.
"Bagi kami, saat ini tak etis bagi kita untuk berdebat di kala rakyat Jakarta yang tengah menjadi korban banjir sedang menanti bantuan," tutup Lukmanul.
(Khafid Mardiyansyah)