Pasca-Banjir, Sampah di Bekasi Melonjak hingga 200 Ton per Hari

Wijayakusuma, Jurnalis
Senin 06 Januari 2020 19:10 WIB
TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Foto: Okezone/Wijayakusuma)
Share :

Sementara, Ketua Komunitas Peduli Lingkungan, Persatuan Remaja Burangkeng Peduli Lingkungan (Prabu-PL), Carsa Hamdani, menyayangkan sikap pemerintah daerah yang terkesan lamban mengantisipasi banjir yang rutin tiap tahun.

"Kenyataannya irigasi yang berdekatan dengan TPA Burangkeng yang mengalir ke perumahan terdampak banjir itu, ada perawatan atau normalisasi kah sebelumnya? Sebetulnya kemarin kalau memang pemda atau pun pihak terkait tentang penanganan kali itu, harusnya pas musim kemarau sehingga tidak terjadi banyaknya arus sampah yang terbawa banjir," keluhnya.

Menurutnya, saat ini TPA Burangkeng belum menampung seluruhnya sampah pasca-banjir di Kabupaten Bekasi. Masih banyak sisa-sisa sampah yang diakui belum terangkut di sejumlah wilayah.

"TPA Burangkeng ini kan salah satunya WC di kabupaten ini. Tapi memang belum semua masuk ke TPA. Masih banyak sekali sampah sampah liar yang butuh penanganan serius," ujarnya.

Carsa meminta keseriusan dari pihak terkait untuk pengelolaan TPA dan kelengkapan fasilitasnya, seperti pengadaan hutan desa dengan menanam kembali bibit-bibit pohon yang gundul akibat pembangunan proyek Tol Cibitung.

"Dan mengingat sekarang sudah musim hujan, kita semua juga harus bekerja didasari kemauan sendiri, seperti membersihkan got-got depan rumah. Kan bencana kita tidak tahu kapan datangnya. Tiba-tiba seperti kemarin," imbuhnya.

Sekadar informasi, jajaran Polres Metro Bekasi mengantisipasi penumpukan sampah di TPA Burangkeng, yang menjadi satu-satunya TPA yang dimiliki Pemkab Bekasi. Saat ini, kondisi TPA seluas 11 hektare itu disebutkan dalam kondisi penuh.

Sebanyak 11 alat berat dioperasikan guna mengantisipasi lonjakan sampah pasca-banjir. Jumlah truk pengangkut juga dioptimalkan. Dari hasil kegiatan, diketahui sampah terbanyak adalah sampah barang-barang rumah tangga pasca-banjir, terutama kasur atau spring bed.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya