Ini Sejumlah Upaya Pemprov DKI Antisipasi Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Rabu 08 Januari 2020 21:45 WIB
Potret banjir di Jakarta. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)
Share :

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melakukan sejumlah upaya menghadapi potensi banjir akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang diprakirakan terjadi di Jabodetabek pada 8-12 Januari.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (Pusdatin) BPBD DKI, M Ridwan mengatakan, yang pertama akan dilakukan adalah memonitor prakiraan hujan dari BMKG dan meneruskannya kepada masyarakat.

Kedua, pihaknya akan berkoordinasi dengan kelurahan rawan banjir untuk memberikan edukasi tentang kebersihan lingkungan, serta tidak membuang sampah di kali atau lokasi yang dapat menyebabkan penyumbatan saluran air.

"Ketiga, memastikan keberfungsian sistem peringatan dini AWS (Automatic Weather Sensor) dan DWS (Disaster Warning System) yang dipasang di 14 lokasi kelurahan rawan banjir," kata Ridwan, Rabu (8/1/2020).

Keempat, pihaknya akan mensosialisasikan masyarakat untuk melaporkan informasi banjir, memantau permukaan air setiap 3 jam, dan langsung menginformasikannya ke warga melalui berbagai media.

Kelima, Ridwan menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, seperti Dinas SDA, Damkar, Dinsos, Dishub hingga Satpol PP untuk menanggulangi masalah hujan lebat dan banjir.

"Koordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air terkait kesiapan dan keberfungsian 474 pompa stasioner dan 122 pompa mobile," kata dia.

Terakhir, BPBD DKI Jakarta telah melakukan pemetaan di 24 lokasi kelurahan yang rawan banjir untuk mempersiapkan jalur evakuasi pengungsi.

"Jika ada pengungsi yang diakibatkan banjir, dan menyaipkan tenda, perahu karet dan buffer stok logistik," tutupnya.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya