Peristiwa 9 Januari: Kerajaan Ottoman Menang Perang hingga Terpilihnya Mahmoud Abbas

Muhamad Rizky, Jurnalis
Kamis 09 Januari 2020 06:11 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (foto: Reuters)
Share :

JAKARTA - Sejumlah peristiwa besar dan bersejarah terjadi pada 9 Januari. Peristiwa tersebut terekam dalam jejak sejarah mulai dari Kerajaan Ottoman Turki menang perang Gallilopi hingga terpilihnya Mahmoud Abbas sebagai Presiden Palestina.

Okezone merangkuman sederet peristiwa penting yang pernah terjadi pada 9 Januari seperti dikutip dari Wikipedia.org :

1. 1916 - Kerajaan Ottoman Menang dalam Pertempuran Gallilopi

Rentang terbesar (merah) bersama negara vasal (merah terang) Kesultanan Utsmaniyah abad ke-16 (foto: Sumber Wikipedia) 

Pertempuran Gallilopi terjadi sejak April hingga Desember 1915 yang mana Britania Raya dan Prancis menggelar operasi gabungan untuk merebut kota Kesultanan Utsmaniyah, Istanbul, serta menyediakan jalur perdagangan untuk Rusia.

Bukan hanya kedua negara tersebut yang berusaha untuk mengalahkan kerajaan Ottoman melainkan ada beberapa negara sekutu lainnya yakni Australia, Selandia Baru, India, dan Newfoundland. Adapun total korban dalam perang ini mencapai 130,784 jiwa.

2. Hari Santo Stefanus

Anak laki-laki Wren pada Hari Santo Stefanus di Dingle, Irlandia (foto: Sumber Wikipedia) 

Berdasarkan kalender Georgian, pada 9 Januari ditetapkan sebagai Hari Santo Stefanus. Hari Santo Stefanus atau Pesta Santo Stefanos merupakan hari santo Kristen untuk memperingati Santo Stefanus, martir pertama Kristen atau protomartir.

Hari Santo Stefanus menandai hari kedua dari Musim Natal. Di beberapa negara, Hari Santo Stefanus dijadikan libur nasional seperti di Austria dan Jerman. Ada pula yang menyebutnya Hari Boxing atau Hari setelah Natal.

3. 1951 - Markas PBB Dibuka di New York City

 

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi membuka di Kota New York. Tempat ini menjadi lokasi terpenting dan tempat utama PBB untuk melakukan sidang, seperti Sidang Umum PBB, Dewan Keamanan PBB serta sidang Dewan Ekonomi dan Sosial PBB.

Selain menjadi tempat berkumpul untuk melakukan sidang, dalam Markas PBB juga terdapat Gedung Sekretariat PBB. Setelah dibentuknya PBB pada 1945, dulu, Markas Besar PBB berada di London.

Namun, tepatnya pada 19 Oktober 1949 batu pertama Markas PBB diletakkan di Kota New York, Amerika Serikat.

John D. Rockefeller II saat itu, turut menghibahkan asetnya yaitu sekira 7 hektare tanah di tepi timur Manhattan kepada PBB.

Hingga akhirnya, bangunan yang memiliki 39 lantai ini rampung pada 1951 , yang terdiri atas Gedung Sidang Umum, gedung-gedung konferensi, dan gedung Sekretariat PBB. Setelah gedung utama kompleks selesai dibangun, pada 1961 dibangun pula perpustakaan Dag-Hammarskjold serta Gedung UN-Plaza di antara tahun 1969-1976.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya