Ia mengatakan, guna memastikan penyebab kematian bayi gajah, tim dokter bakal ikut datang ke lokasi penemuan bangkai. "Kemungkinan tim dokter akan turun juga untuk memastikan penyebab sebenarnya apa, tapi kalau dari tim sementara ini memprediksi ini faktor alam saja," ujarnya.
Menurut informasi dari masyarakat, di lokasi itu pernah ditemukan empat bayi gajah. Lokasi tersebut memang jalur gajah dan habitatnya.
Baca juga: Gajah Bernama Osama bin Laden Tertangkap Usai Menewaskan Lima Orang
Maka itu, BKSDA mengimbau kepada masyarakat segera melapor jika menemukan ada gajah yang mati. Begitu pula jika masyarakat menemukan ada orang yang coba menjerat atau meracuni satwa dilindungi tersebut.
"Kami sangat berharap kepada masyarakat karena gajah ini satwa yang dilindungi. Begitu ada kejadian atau ada masyarakat coba menjerat gajah, segera laporkan ke pihak BKSDA terdekat," tegasnya.
Sementara menurut pengakuan warga, selama ini beberapa tanaman mereka dirusak kawanan gajah liar. Namun, warga yang berkebun tidak jauh dari lokasi penemuan bangkai gajah enggan meninggalkan tempat.
Baca juga: 6 Gajah Mati saat Mencoba Menyelamatkan Satu Sama Lain di Air Terjun Neraka
(Hantoro)