Jembatan Putus di Bengkulu, Diduga Akibat Kelebihan Kapasitas

Demon Fajri, Jurnalis
Minggu 19 Januari 2020 23:44 WIB
Jembatan Putus di Bengkulu (Foto: Istimewa)
Share :

BENGKULU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Ujang Syafiri mengatakan, korban dari jembatan putus di Desa Manau Sembilan Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, sebanyak 27 orang.

Di mana, kata Ujang, 17 orang selamat, 4 meninggal dunia dan 6 orang masih dinyatakan hilang. Saat kejadian, kata Ujang, mereka berada di atas jembatan untuk berwisata sekaligus ngabuburit di atas jembatan.

Korban yang berada di atas jembatan, terang Ujang, juga memanfaatkan waktu untuk ber-selfie atau swafoto. Untuk korban selamat, jelas Ujang, sudah kembali ke rumah masing-masing.

''Remaja-remaja di daerah sini (Padang Guci Ulu) berwisata di atas jembatan. Saat itu mereka selfie. Korban ada 27 orang. Rinciannya, 17 orang selamat, 4 meninggal dan 6 orang dinyatakan hilang,'' kata Ujang, saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (19/1/2020), malam.

Baca Juga: Kronologi Putusnya Jembatan Gantung yang Menewaskan 4 Remaja

Korban selamat, lanjut Ujang, saat ini telah kembali ke rumah masing-masing. Begitu juga dengan korban meninggal dunia. Sementara, 6 orang yang masih dinyatakan hilang masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan di lapangan.

Jembatan putus, terang Ujang, diduga akibat kelebihan kapasitas. Selain itu, ada dugaan saat di atas jembatan remaja menggoyang-goyangkan jembatan.

''Diduga kelebihan kapasitas. Ada dugaan juga remaja sempat menggoyang-goyangkan jembatan,'' kata Ujang, menduga.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya