Antisipasi Virus Korona, Perhatian Lebih Diberikan untuk Penerbangan dari China

, Jurnalis
Selasa 21 Januari 2020 08:38 WIB
Ilustrasi bandara. (Foto: Dok Okezone)
Share :

DALAM mengantisipasi virus korona, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Anung Sugihantono mengatakan perhatian yang lebih akan diberikan di bandara-bandara yang memiliki penerbangan langsung dari China.

Mengutip dari BBC News Indonesia, Selasa (21/2/2020), Anung juga menyatakan saat ini sudah ada anjuran perjalanan, atau travel advisory, terkait perjalanan ke China, namun ini belum sampai pada tingkat peringatan perjalanan, atau travel warning.

Baca juga: Korban Tewas Virus Misterius Wuhan Dilaporkan Menjadi 2 Orang 

Anung menjelaskan agar para pelancong waspada terhadap gejala-gejala pneumonia akibat virus korona, seperti terjadinya penurunan kondisi yang cepat, sesak, bahkan hingga tidak sadarkan diri.

Dia menambahkan, vaksin pneumonia yang ada di Indonesia tidak untuk mencegah virus korona yang baru terdeteksi ini.

Di luar China, virus itu telah menyebar ke beberapa negara di Asia, termasuk dua kasus yang terdeteksi di Thailand, satu di Jepang, dan satu lainnya di Korea Selatan.

Sedangkan di Vietnam, dua pendatang dari China dikarantina akibat menunjukkan gejala-gejala terkait penyakit itu.

Baca juga: China Yakin Bisa Kendalikan Virus Korona meski Sudah Menginfeksi 139 Orang dalam 2 Hari 

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Soekarno Hatta Anas Ma'ruf memastikan pihaknya telah menerapkan anjuran dari Kemenkes.

Ia menambahkan bahwa pintu masuk ke Indonesia berjumlah 135, termasuk 35 di antaranya yang merupakan bandara internasional.

"Petugas kita juga di-update dengan informasi, dilatih, dan sebagainya sehingga ada kesiapsiagaan," ujar Anas.

Hingga saat ini, Anas mengungkapkan bahwa pihaknya belum menemukan orang yang tertangkap oleh pemindai suhu yang mengarah ke penyakit akibat virus korona.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya