Ia mengatkan, pemerintah berkomitmen untuk bekerja keras menurunkan prevelansi stunting di Indonesia lewat edukasi resiko pernikahan di usia dini.
"Masalah stunting, masalah depan anak bangsa. Kita, pemerintah dan masyarakat, berjibaku terus melakukan penurunan prevalensi stunting atau kekurangan gizi kronik ini," terang dia.
Ia berharap dengan menurunkan prevelansi stunting di Indonesia dapat menciptakan SDM yang berkualitas di masa depan.
"Kami membantu Presiden untuk mewujudkan visi dan misi dalam menciptakan SDM yang cerdas, berbudi pekerti luhur, sehat dan kuat. Mimpi besar untuk mencetak generasi premium salah satunya dapat dicapai dengan apabila angka stunting terus turun," ujar Widodo.
(Edi Hidayat)